Tampilkan posting dengan label makromolekul. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label makromolekul. Tampilkan semua posting

Minggu, 02 Oktober 2016

Lemak atau Lipid secara umum

         Blog KoKim - Setelah membahas protein dan karbohidrat, kita lanjutkan dengan pembahasan bagian dari materi makromolekul yaitu lemak atau lipid secara umum. Pernahkah kalian makan roti dengan mentega? Apakah bahan yang diperlukan untuk membuat mentega? Mentega termasuk lemak. Senyawa lemak lainnya yang sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari adalah minyak. Apakah lemak itu? Bagaimana struktur dan tata namanya? Dan apakah kegunaan lemak itu?

         Teman-teman tentu tahu bahwa ada orang yang gemuk dan ada juga orang yang kurus. Gemuk ataupun kurus terkait dengan timbunan lemak di bawah kulit. Lemak sebagai sumber cadangan energi dalam tubuh makhluk hidup.

         Pernahkah kalian mendengar tentang kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol yang tinggi yaitu di atas 280 mg/dL akan beresiko tinggi terhadap penyakit jantung koroner. Kolesterol termasuk dalam lemak. Apakah sebenarnya lemak, bagaimana struktur serta sifat dan kegunaannya? Marilah kita pelajari lebih lanjut mengenai lemak agar lebih jelas.

         Asam lemak adalah asam organik yang terdapat sebagai ester trigliserida atau lemak, baik yang berasal dari hewan atau tumbuhan. Asam ini adalah asam karboksilat. Lemak merupakan zat makanan yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Selain itu lemak juga merupakan sumber energi yang lebih efektif dibanding dengan karbohidrat dan protein. Satu gram lemak dapat menghasilkan 9 kkal/gram, sedangkan karbohidrat dan protein hanya menghasilkan 4 kkal/gram.

         Lemak termasuk golongan biokimia yang dikenal sebagai lipid. Istilah lemak mengacu pada lipid yang berupa padatan pada suhu ruang, sedangkan istilah minyak mengacu pada lipid yang tetap berupa cairan pada suhu ruang.

Yang akan dibahas pada artikel mengenai lemak atau lipid antara lain:
*). Struktur lemak
*). Tatanama pada lemak
*). Sifat-sifat lemak
*). Senayawa lipid dan kegunaannya.

       Demikian pembahasan materi Persamaan Garis Singgung pada Kurva Menggunakan Turunan dan contoh-contohnya. Untuk mempelajari materi lemak atu lipid lebih terperinci, silahkan ikuti link masing-masing pada submateri di atas. Semoga materi ini bermanfaat. Terima kasih.


Sabtu, 01 Oktober 2016

Asam Amino dan Protein Secara Umum

         Blog KoKim - Pernahkah kalian minum susu? Atau makan kacang-kacangan? Dalam menu sehari-hari kalian, kadang terdapat kacang-kacangan, biji-bijian, buncis, telur ataupun daging. Anak-anak yang masih kecil biasanya sering dianjurkan oleh para ibu supaya banyak makan telur agar cepat tumbuh besar. Mengapa? Telur merupakan makanan yang banyak mengandung protein. Bahan-bahan tersebut semuanya mengandung protein. Pada artikel ini kita akan membahas materi asam amino dan protein.

         Apakah protein itu? Protein merupakan polimer alam yang terbentuk dari banyak monomer asam amino yang saling berikatan satu sama lain melalui ikatan peptida dengan reaksi polimerisasi kondensasi.

         Protein merupakan komponen penting atau komponen utama sel hewan dan manusia.Oleh karena sel merupakan pembentuk tubuh kita, maka protein yang terdapat dalam makanan berfungsi sebagai zat utama dalam pembentukan dan pertumbuhan tubuh. Protein yang diperoleh dari hewan disebut protein hewani, sedangkan yang diperoleh dari tumbuhan disebut protein nabati.

         Tumbuhan memperoleh protein dari CO$_2$, H$_2$O, dan senyawa nitrogen. Hewan yang makan tumbuhan mengubah protein nabati menjadi protein hewani. Di samping untuk pembentukan sel-sel tubuh, protein juga dapat digunakan sebagai sumber energi apabila tubuh kita kekurangan karbohidrat dan lemak.

         Protein merupakan polimer dari sekitar 20 jenis asam $\alpha$-amino. Massa molekul relatifnya berkisar antara 6.000 sampai jutaan. Unsur utama penyusun protein adalah C, H, O, dan N. Banyak juga protein yang mengandung belerang (S), dan fosfor (P) dalam jumlah sedikit. Ada juga beberapa protein yang mengandung besi, mangan, tembaga, dan iodin.

         Di samping massa molekul yang berbeda-beda, protein mempunyai sifat yang berbeda-beda pula. Ada protein yang mudah larut dalam air, misalnya protein dalam putih telur. Tetapi ada juga yang sukar larut dalam air, misalnya rambut dan kuku.

         Protein tersusun atas banyak asam amino yang disatukan oleh ikatan peptida. Asam amino ini merupakan turunan asam karboksilat, yaitu dengan mensubstitusi sebuah atom hidrogen dengan gugus amino. Struktur asam amino secara umum sebagai berikut:

Adapun submateri yang terkait Asam amino dan protein yang akan kita bahas yaitu :
*). Asam Amino
*). Sifat-sifat asam amino
*). Reaksi dan kegunaan asam amino
*). senyawa protein dan sifat-sifatnya
*). struktur protein
*). Penggolongan protein
*). Kegunaan dan reaksi pengenalan protein.

       Demikian pembahasan materi Asam Amino dan Protein dan contoh-contohnya. Silahkan baca penjelasan lebih lengkap mengenai asam amino dan protein dengan mengikuti link di atas. Semoga materi ini bermanfaat. Terima kasih.


Rabu, 28 September 2016

Karbohidrat Secara Umum

         Blog KoKim - Dalam kehidupan sehari-hari kita melakukan aktivitas. Untuk melakukan aktivitas kita memerlukan energi. Energi yang diperlukan kita peroleh dari makanan yang kita makan. Pada umumnya bahan makanan itu mengandung tiga kelompok utama senyawa kimia, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Protein dan lemak juga sebagai sumber energi bagi tubuh kita, tetapi karena sebagian besar makanan terdiri atas karbohidrat, maka karbohidratlah yang terutama merupakan sumber energi bagi tubuh. Pada artikel ini kita akan membahas tentang karbohidrat secara umum.

         Energi yang terkandung dalam karbohidrat itu pada dasarnya berasal dari energy matahari. Karbohidrat, dalam hal ini glukosa, dibentuk dari karbon dioksida dan air dengan bantuan sinar matahari dan klorofil dalam daun. Selanjutnya glukosa yang terjadi diubah menjadi amilum dan disimpan pada bagian lain, misalnya pada buah atau umbi. Proses pembentukan glukosa dari karbon dioksida dan air disebut fotosintesis yang secara garis besar reaksinya dapat dituliskan sebagai:

         Karbohidrat dapat didefinisikan sebagai polihidroksialdehida atau polihidroksiketon serta senyawa yang menghasilkannya pada proses hidrolisis. Molekul karbohidrat terdiri atas atom-atom karbon, hidrogen, dan oksigen dengan perbandingan atom hidrogen dan oksigen adalah 2:1.

         Karbohidrat adalah golongan senyawa organik yang terjadi secara alamiah dan berjumlah terbanyak. Potensi karbohidrat di wilayah Indonesia tersebar hampir merata. Hal ini karena iklim Indonesia yang cocok untuk tanaman penghasil karbohidrat. Misal padi banyak dihasilkan di Pulau Jawa, Propinsi Riau, Sumatra Utara, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Jagung dihasilkan di Propinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Daerah Istimewa Jogjakarta, dan Pulau Jawa. Adapun sagu dihasilkan di Propinsi Sulawesi Selatan, Papua, Maluku, dan Riau.

         Istilah karbohidrat diciptakan oleh ahli kimia Perancis pada abad ke-19, dengan memperhatikan bahwa senyawa karbon ini terdiri dari hidrogen dan oksigen. Senyawa ini dijuluki hydrates de carbon atau karbohidrat. Karbohidrat disebut juga dengan sakarida. Karbohidrat yang paling sederhana adalah gula. Gula yang paling sederhana adalah monosakarida. Gula yang tersusun dari dua unit sakarida dinamakan disakarida. Adapun karbohidrat kompleks yang terdiri atas banyak unit monosakarida disebut polisakarida.

Adapun submateri yang akan kita bahas yang berkaitan dengan karbohidrat yaitu :
*). Struktur karbohidrat
*). Penggolongan karbohidrat
*). Oligosakarida
*). Polisakarida
*). Hidrolisis disakarida dan polisakarida
*). Selulosa dan reaksi pengenalan karbohidrat.

       Demikian pembahasan materi Karbohidrat Secara Umum dan contoh-contohnya. Untuk pembahasan lebih mendetail, teman-teman bisa langsung mengikuti link submaterinya di atas. Semoga bermanfaat. Terima kasih.


Selasa, 27 September 2016

Polimer Secara Umum

         Blog KoKim - Setiap hari kita menggunakan produk-produk industri plastik. Tahukah teman-teman apakah sebenarnya plastik itu? Mengapa plastik mempunyai sifat dapat ditarik? Plastik merupakan salah satu jenis dari polimer. Pada artikel ini kita akan membahas materi Polimer Secara Umum yang merupakan bagian dari materi senyawa makromolekul.

         Polimer adalah molekul raksasa atau makromolekul. Polimer terbentuk dari gabungan rantai molekul-molekul sederhana (monomer) yang sangat panjang sekali. Reaksi pembentukan polimer dikenal dengan sebutan polimerisasi. Polimer alamiah mencakup protein (seperti sutra, serat otot, dan enzim), polisakarida (pati dan selulosa), karet, dan asam-asam nukleat. Polimer buatan manusia hampir sama aneka ragamnya dengan polimer alam. Produk-produk polimer sehari-hari mencakup kantong plastik pembungkus makanan, lapisan teflon pada penggorengan, sikat rambut, sikat gigi, perekat epoksi, penyekat listrik, wadah plastik, dan lain-lain. Dewasa ini teknologi makromolekul telah menjadi raksasa dalam industri dunia. Polimer terbagi dalam tiga kelompok umum, yaitu:
a. Elastomer, yaitu polimer dengan sifat-sifat elastik, seperti karet.
b. Serat, yaitu polimer mirip benang, seperti kapas, sutra, atau nilon.
c. Plastik, yaitu polimer yang berupa lembaran tipis, zat padat yang keras, dan dapat dicetak (pipa, mainan anak-anak), atau salutan (cat mobil, pernis).


       Polimer berdasarkan asalnya dibedakan menjadi polimer sintetis dan polimer alam. Kedua jenis polimer inilah yang akan kita bahas secara lebih mendalam pada artikel polimer ini. Polimer sintetis merupakan hasil sintesis senyawa-senyawa organik di mana molekulmolekul yang berupa monomer bergabung membentuk rantai panjang melalui ikatan kovalen. Polimer sintetis dibagi menjadi berdasarkan Jenis Monomernya, Sifat Termalnya, dan Reaksi Pembentukannya. Kita juga akan membahas kegunaan dari polimer sintetis. Terakhir kita akan membahas polimer alam yang terjadi secara alamiah.

Submateri yang akan kita bahas pada materi polimer yaitu :
*). Polimer Sintetis Berdasarkan Jumlah Monomernya
*). Polimer Sintetis Berdasarkan Sifat Termalnya
*). Polimer Sintetis Berdasarkan Reaksi Pembentukannya
*). Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan
*). Polimer Alam

       Demikian pembahasan materi Polimer Secara Umum dan pembagiannya. Untuk mempelajari secara lebih lengkap, teman-teman bisa langsung ikuti link masing-masing di atas. Silahkan juga baca materi lain yang berkaitan dengan makromolekul yaitu karbohidrat.


Makromolekul Secara Umum

         Blog KoKim - Kita tentu telah mengenal merk-merk produk, seperti nilon, teflon, dan plastik. Semua itu merupakan bahan sintetis yang tersusun dari senyawa makromolekul. Adapun pati, struktur genetis DNA, protein, karet alam, dan karbohidrat adalah senyawa makromolekul alami. Pada artikel ini kita akan membahas tentang Makromolekul Secara Umum.

         Makromolekul adalah senyawa yang memiliki ukuran sangat besar, dapat berupa siklik (cincin), rantai, atau gabungan siklik dan rantai. Senyawa yang tergolong makromolekul adalah polimer dan biomolekul (karbohidrat dan protein). Polimer diartikan sebagai senyawa yang memiliki massa molekul besar membentuk rantai dengan satuan berulang.

         Sebagian makromolekul mempunyai struktur yang teratur dan karakteristik, tersusun dari unit-unit terkecil yang berulang. Makromolekul ini dinamakan polimer dengan unit-unit terkecilnya dinamakan monomer. Pembentukan polimer dari monomer-monomernya dapat digambarkan seperti berikut.

Bagaimanakah struktur, penggolongan, dan sifat dari senyawa makromolekul itu? Teman-teman akan mengetahuinya setelah mempelajari artikel ini. Beberapa materi makromolekul yang akan kita bahas pada artikel ini diantaranya:
$\clubsuit \, $ Polimer
$\clubsuit \, $ Karbohidrat
$\clubsuit \, $ Protein
$\clubsuit \, $ Lemak/Lipid

       Demikian pembahasan materi Makromolekul Secara Umum. Untuk bisa menguasai materi makromolekul secara menyeluruh, silahkan ikuti dan simak pembahasannya pada link di atas. Semoga bisa bermanfaat.